Wednesday , April 17 2024
Home / Berita / ACST Targetkan Kontrak Baru Rp15 Triliun Pada 2019
Kapal Cement-Deep Mixing (CDM) Barge—ACSET Sea I

ACST Targetkan Kontrak Baru Rp15 Triliun Pada 2019

Jakarta – PT Acset Indonusa Tbk (ACST) telah menetapkan target perolehan kontrak baru sebesar Rp15 triliun. Sasaran tersebut meningkat pesat bila dibandingkan perolehan kontrak baru tahun lalu yang hanya sebesar Rp1,6 triliun akibat seiring strategi perseroan yang selektif dalam mengikuti tender proyek di sepanjang tahun lalu.

Maria Cesilia Hapsari, Corporate Secretary & Investor Relations ACST mengungkapkan, beberapa proyek yang berhasil didapatkan perseroan di tahun 2018 antara lain, yaitu Mixed-Used Development Kebon Sirih (Joint Operation bersama dengan Woh Hup (Private) Limited), soil improvement di Pelabuhan Patimban, dan Penambahan Ruas Tol Balaraja Barat-Cikande (Paket 1 & 2).

Hingga kini, ACSET masih mengerjakan sejumlah proyek dengan total kontrak senilai Rp7,1 triliun, terdiri atas carry over order tahun 2017 dan kontrak baru tahun 2018.

Terkait sasaran kontrak baru tahun ini, Maria mengatakan, optimisme ini dilandasi oleh upaya perbaikan nyata yang tengah dilaksanakan perusahaan dalam aspek finansial, operasional dan juga pengembangan sumber daya di internal.

“Di samping itu, kami percaya bahwa diversifikasi ke bidang soil improvement dan marine works juga dapat menstimulasi arus pendapatan baru, terlebih lagi dengan adanya kepemilikan perseroan atas Cement-Deep Mixing (CDM) Barge—ACSET Sea I—sejak awal 2018,” katanya.

Kapal yang merupakan pertama dari jenisnya di Indonesia ini diyakini memiliki kapabilitas yang kompatibel dan selaras dengan ekosistem pembangunan infrastruktur di tanah air, sehingga dapat membawa peluang yang baik bagi Perusahaan dalam waktu dekat.

Cek juga

Bank DKI Raih Penghargaan Indonesia Best 50 CEO 2024

Jakarta, Lantaibursa.id – Bank DKI kembali meraih apresiasi dari lembaga independen, kali ini dari media …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *