Saturday , May 18 2024
Home / Berita / Ditopang Sektor Pertambangan dan Industri Dasar, IHSG Ditutup Naik 0,38%
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (Vabury)

Ditopang Sektor Pertambangan dan Industri Dasar, IHSG Ditutup Naik 0,38%

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 24,9 poin (0,38%) ke level 6.537,76 pada akhir jam perdagangan Kamis (21/2/2019). Sektor saham pertambangan dan industri dasar jadi pendorong kenaikan indeks komposit.

Tercatat, sebanyak 206 saham menguat, 200 saham turun, dan 140 saham lainnya tidak berubah harga.

Volume perdagangan capai 15,08 miliar saham, frekuensi transaksi 479.932 kali, dan total nilai transaksi sebesar Rp10,17 triliun.

Investor asing catatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp351,2 miliar. PGAS, BBRI, BBCA, BMRI, merupakan saham-saham yang paling banyak diborong investor asing.

Indeks sektoral pertambangan catat kenaikan paling tinggi sebesar 1,5% bersama dengan sektor industri dasar yang menguat 1,08%. Sementara, sektor aneka industri turun terdalam 0,94%.

Saham JAYA, sebagai emiten teranyar catatkan kenaikan harga tertinggi (top gainer) sebesar 50% ke Rp432, disusul OCAP yang menguat 33,3% ke Rp72, dan PUDP menguat 20,7% ke Rp430 per saham.

Sedangkan, saham-saham yang catat penurunan harga paling dalam, antara lain yaitu ALDO turun 25% ke Rp1.425, ARTA turun 20,4% ke Rp780, dan KBLV melemah 13,5% ke Rp454 per saham.

Cek juga

DRMA Torehkan Sejarah, Pertama Kali Ekspor Komponen Otomotif ke Amerika Serikat

Jakarta, Lantaibursa.id – Emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka di Indonesia, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *