Friday , February 22 2019
Home / Berita / Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,17 Persen, Tertinggi Sejak 2014
lantaibursa.id/MS Fahmi Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Sutrisno Bachir didampingi Chairman Busana Apparel Group Maniwanen Marimutu (kiri) saat berkunjung pabrik tekstil PT Citra Abadi Sejati, Bogor, Sabtu (08/09/2018).

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,17 Persen, Tertinggi Sejak 2014

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2018 mencapai 5,17%, lebih tinggi dibanding pertumbuhan 2017 sebesar 5,07%. Pencapaian tersebut bahkan tertinggi dalam 4 periode tahun terakhir.

“Ini menunjukkan tren yang baik, karena dibandingkan beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 menunjukkan peningkatan,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangan persnya di kantor pusat BPS, Jakarta, Rabu (6/2) siang.

Catatan BPS menunjukkan pertumbuhan 5,17 persen itu merupakan yang tertinggi sejak 2014. Pada 2014 pertumbuhan ekonomi tercatat 5,01%, 2015 sebesar 4,88%, 2016 sebesar 5,03%, dan 2017 sebesar 5,07%.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 5,17% itu merupakan pencapaian yang baik di tengah ekonomi global sepanjang tahun tersebut.

Adapun, sumber pertumbuhan ekonomi pada sepanjang 2018 adalah industri pengolahan (0,91%), disusul perdagangan (0,66%), konstruksi (0,61%), pertanian (0,49%), dan lainnya (2,50%).

Berdasarkan pengeluaran, sumber pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen adalah, konsumsi rumah tangga sebesar 2,74%, pembentukan modal tetap bruto 2,17%, konsumsi pemerintah 0,38%, dan lainnya 0,87%.

“Pengeluaran konsumsi rumah tangga tertinggi pada kelompok restoran dan hotel; transportasi dan komunikasi; serta kelompok kesehatan dan pendidikan,” imbuh Suhariyanto.

Meski demikian, ekspor barang tumbuh melambat seiring dengan perlambatan pertumbuhan volume perdagangan dan ekonomi global,serta perlambatan pertumbuhan ekonomi negara-negara mitra dagang utama. Impor tumbuh lebih cepat seiring peningkatan permintaan domestik.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen itu, juga terjadi kenaikan pada sisi pendapatan per kapita. Pada 2017 pendapatan perkapita penduduk Indonesia Rp56 juta atau US$3.927, naik dibanding 2019 (Rp51,9 juta/US$3.876,3).

Sementara pendapatan per kapita 2016 tercatat Rp47,9 juta atau US$3.603,6.

Check Also

BSDE Incar Marketing Sales Rp6,2 Triliun Tahun Ini, BSD City Masih Jadi Andalan

Tangerang — PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengincar perolehan penjualan marketing atau marketing sales …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *