Sunday , May 26 2019
Home / Berita / Harga Logam Mulia Bakal Menguat, Investor Disarankan ‘Bermain’ di Saham Terkait Emas
Ilustrasi emas batangan.

Harga Logam Mulia Bakal Menguat, Investor Disarankan ‘Bermain’ di Saham Terkait Emas

Jakarta – Perlambatan ekonomi yang tengah terjadi Amerika Serikat (AS) ditambah tekanan ketidakpastian dalam pembicaraan perdagangan AS-Cina diyakini bakal mendorong harga emas global menguat pada pekan ini.

Andy Wibowo Gunawan, Analis Mirae Asset Sekuritas menyatakan, mengingat inflasi Januari AS yang lesu, yang ditaksir dapat menyeret nilai tukar US$ terhadap mata uang global lainnya, sehingga harga logam mulia dunia bakal terapresiasi.

Pihaknya juga melihat katalis mixed untuk sektor logam dasar dan pertanian minggu ini. Selain itu, sektor energi diragukan bakal bersinar, terutama pasar minyak mentah dan juga batubara global.

“Secara keseluruhan, kami menyarankan investor untuk bermain di saham terkait emas,” kata Andy dalam laporan riset yang dirilis, Selasa (12/2/2019).

Menurutnya, Mirae telah memperkirakan bahwa perubahan persediaan minyak AS akan terus melonjak minggu ini, mengingat proyeksi perlambatan ekonomi AS.

“Terkait pasar batubara global, Tiongkok akan merilis data impor batubara termal Januari, yang kami perkirakan akan melaporkan penurunan berkelanjutan dalam impor batubara termal pada Januari,” ujarnya.

Sementara itu, untuk logam dasar atau basic metal, pihaknya melihat katalis mix pada pasar nikel dunia di tengah rilis angka persediaan nikel dunia dan ketidapastian pembicaraan dagang AS-China. Bila dilihat dari sisi penawaran saja, persediaan timah dunia diprediksi akan menurun.

Di sektor agrikultur, Mirae optimistis pasar CPO dunia memiliki potensi kenaikan dibandingkan potensi penurunnya dengan menggunakan analisis penawaran-permintaan.

“Sebaliknya, karena perkiraan impor kedelai Januari yang lebih rendah di China dan pembicaraan perdagangan yang menggantung antara AS dan China, kami melihat lebih banyak risiko penurunan,” imbuhnya.

Untuk, ada beberapa emiten yang bergerak di bidang pertambangan, dan juta pengolahan emas. Diantaranya yaitu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper & Gold Tbk (MDKA), dan juga PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Check Also

Telkom Tebar Dividen Rp16,23 Triliun

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *