Monday , January 20 2020
Home / Berita / Hingga Akhir Tahun, Laba Panca Budi Idaman Masih Terganggu

Hingga Akhir Tahun, Laba Panca Budi Idaman Masih Terganggu

Jakarta – PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) memproyeksikan sampai akhir tahun ini, bahwa pertumbuhan laba bersih yang akan didapatkan perseroan masih akan terganggu biaya ekspansi ke Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Direktur Utama PBID, Djonny Taslim, pada tahun ini Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15% dari raihan di 2018 yang mencapai Rp4,35%, sedangkan laba bersih diperkirakan bertumbuh 6-6,5%.

“Pada 2019, beban dari biaya ekspansi ke Indonesia tetap akan terjadi, sehingga profit tahun ini akan terganggu beban ekspansi itu,” ujar Djonny di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Sementara itu, bilang dia, untuk pabrik baru PBID di Johor Bahru, Malaysia yang diakuisisi pada 2018 lalu akan beroperasi di September tahun ini.

“Kontribusi pabrik Johor ini akan terealisasi paling cepat pada Kuartal IV-2019 atau di Kuartal I-2020,” ucapnya.

Selain itu, pabrik di Pemalang, Jawa Tengah seluas 12 hektar masih dalam proses pembangunan dengan investasi senilai Rp200 miliar dari dana hasil IPO dan internal penjualan.

“Kapasitas produksi pabrik di Pemalang sebesar 2.500 ton per bulan, sedangkan pabrik Johor sebanyak 3.500 per tahun,” tukas dia.

Check Also

Permohonan Pernyataan Pailit Ditolak, HIL Siapkan Upaya Kasasi

JAKARTA-Perusahaan konstruksi asal Selandia Baru, H Infrastructure Limited (HIL), memastikan bakal melanjutkan perjuangan hukumnya ke …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *