Thursday , October 10 2019
Home / Berita / Mitra Pinasthika Mustika Sebar Keuntungan Rp2,11 Triliun

Mitra Pinasthika Mustika Sebar Keuntungan Rp2,11 Triliun

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui untuk memberikan dividen Rp2,11 triliun dari laba bersih Perseroan tahun buku 2018 yang sebesar Rp3,7 triliun.

Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati mengatakan, RUPST memutuskan pembagian laba untuk tahun buku 2018,
dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan sebagai Dividen Final Tunai sebesar Rp480 per saham atau dengan jumlah keseluruhan tidak lebih dari Rp2,11 triliun.

“Jumlah ini setara dengan dividend yield 35,6% terhadap harga saham Perseroan pada saat penutupan di hari Jumat (24 Mei 2019). Dividen akan dibagikan pada 28 Juni 2019 mendatang,” kata dia di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Dia mengaku, pembagian dividen merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk menghargai para pemegang saham melalui kombinasi pertumbuhan bisnis yang kuat dan distribusi dividen.

“Ketika kita melihat laba bersih dan arus kas di akhir tahun, selalu tidak mudah untuk mencari keseimbangan yang tepat antara berinvestasi kembali pada perusahaan atau memberikan penghargaan kepada para pemegang saham. Kami percaya bahwa kedua tujuan ini sama pentingnya dan bagi MPMX, keduanya adalah prioritas utama kami untuk tahun-tahun mendatang,” ucap dia.

Dia mengatakan, bila sisa laba bersih akan disisihkan untuk menambah Saldo Laba/Retained Earnings Perseroan di tahun ini. Perseroan pada tahun 2018 membukukan laba bersih sebesar Rp3,7 triliun terutama didukung oleh divestasi strategis bisnis pelumas (PT Federal Karyatama).

Di kuartal pertama di tahun 2019, MPMX berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan yang positif dari seluruh segmen bisnis sebesar Rp3,9 triliun yang meningkat 8,9% dibandingkan periode yang sama di 2018.

Suwito juga menambahkan bahwa, MPMX optimis masih ada potensi kuat untuk membuka pertumbuhan lebih lanjut dari bisnis yang ada, yaitu diantaranya MPMRent, MPMInsurance dan MPMFinance.

Selain berfokus pada optimalisasi bisnis yang sudah ada, kami terus mencari peluang merger dan akuisisi di industri otomotif. Perseroan percaya bahwa investasi ini harus disertai dengan penilaian yang matang, memperhitungkan proposisi bisnis yang sehat, bersinergi dengan platform yang telah ada, dan dengan modal belanja yang ringan.

Kemudian, dengan neraca kas yang kuat, setelah pembagian dividen ini, MPMX akan berada pada posisi yang fleksibel dalam hal likuiditas dan leverage. “Keseluruhan ini sejalan dengan prioritas utama kami untuk berinvestasi kembali di perusahaan dan tetap memberikan apresiasi kepada para pemegang saham di masa mendatang,” tutup dia.

Check Also

Perkuat Kerjasama, Askrindo Gandeng BPD Kalteng

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *