Sunday , September 15 2019
Home / Berita / TBIG Raup Pendapatan Rp1,13 Triliun

TBIG Raup Pendapatan Rp1,13 Triliun

Jakarta – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencetak pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1,13 triliun dan Rp965 miliar untuk kuartal pertama 2019. Jika kuartal I ini disetahunkan, total pendapatan dan EBITDA mencapai Rp4,52 triliun dan Rp3,86 triliun.

TBIG memiliki 25.998 penyewaan dan 15.192 sites telekomunikasi per 31 Maret 2019, yang terdiri dari 15.131 menara telekomunikasi dan 61 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 25.937, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) perseroan menjadi 1,71x.

“Pada kuartal I-2019, portofolio kami bertumbuh sebanyak 510 penyewaan, yang terdiri dari 127 sites telekomunikasi dan 383 kolokasi. Oleh karena itu, rasio kolokasi kami sedikit naik ke 1,71x dari 1,69x pada akhir tahun lalu,” ucap CEO Tower Bersama Infrastructure Hardi Wijaya Liong lewat keterangan resminya, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Per 31 Maret 2019, total pinjaman kotor (gross debt) perseroan sebesar Rp19,88 triliun dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp12,7 triliun.

“Dengan saldo kas yang mencapai Rp235 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp19,65 triliun dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) perseroan menjadi Rp12,47 triliun,” ungkap dia

Menggunakan EBITDA kuartal I 2019 yang disetahunkan, rasio pinjaman senior bersih terhadap EBITDA adalah 3,2x dan pinjaman bersih terhadap EBITDA adalah 5,1x.

CFO Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman menambahkan, walaupun pertumbuhan pendapatan TBIG dipengaruhi oleh penghentian penyewaan dari Internux (Bolt) di akhir Desember 2018, leverage perusahaan tetap stabil di 5,1x.

“Kami terus mematuhi strategi konservatif untuk melindung nilai seluruh utang kami dengan lindung nilai yang sesuai dengan jatuh tempo utang. Visibilitas dari arus kas memungkinkan kami untuk terus membagi dividen secara regular kepada para pemegang saham. Kami berencana mengusulkan pembagian dividen pada RUPST yang akan diadakan besok,” tukas Helmy.

Check Also

Schneider Electric Perkenalkan Solusi Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Pintar di Indonesia

Jakarta – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, menyatakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *