Sunday , September 15 2019
Home / Berita / Anak Usaha SEAM Grup Berencana IPO Tahun Depan

Anak Usaha SEAM Grup Berencana IPO Tahun Depan

Anak usaha PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) yakni PT Sumber Energi Mahesa Intibara (SEMI) yang bergerak di bidang energi terpadu ini berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Direktur Utama Sumber Energi Alam Mineral, Asep Sulaeman Subanda, pada tahun ini upaya perseroan untuk memfokuskan arah bisnis jangka panjang dengan melakukan restrukturisasi anak usaha menjadi dua bidang, yakni sektor energi dan infrastruktur.

“Khusus untuk bidang energi terpada SEAM Group membentuk anak usaha baru, PT Sumber Energi Mahesa Intibara yang direncanakan melakukan penawaran saham perdana ke publik pada tahun 2020,” kata Asep dalam acara paparan publik kinerja SEAM di sepanjang 2019, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

SEAM merupakan induk perusahaan yang bergerak dalam empat pilar bisnis, yaitu infrastruktur, peternakan, properti dan energi terpadu. “SEAM Group memiliki bisnis energi terpadu di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur yang masih berada dalam tahap pengembangan,” tambah Asep.

Domana, bisnis energi terpadu perseroan terdiri atas, pertambangan batubara, pembangkit listrik, jalan pertambangan, properti, dermaga dan pelabuhan laut. Asep mengatakan, area konsesi tambang batubara di Katingan, Kalimantan Tengah seluas 8.850 hektar dengan jumlah cadangan mencapai 151,38 juta ton.

Sementara, bisnis infrastruktur pendukung dan peternakan SEAM Group berada di Subang, Jawa Barat. “Untuk membiayai bisnis di sepanjang 2018, SEAM menerbitkan Surat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBI-JP yang bekerja sama dengan Ascort Asia sebagai agen pemasaran,” kata Asep.

Sebelumnya, SEAM menerbitkan SBI-JP senilai Rp1 triliun dengan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai agen pemantau, agen pemegang jaminan dan agen pembayaran. Dana SBI-JP itu telah digunakan untuk kegiatan ekspansi dan investasi, seperti pembangunan jalan, hauling, pembelian alat berat, membuka lahan tambang hingga akuisisi tambang dan pelabuhan.

“Kami berharap penerbitan Surat Berharga Investasi dengan tenor jangka pendek ini akan mempercepat rencana penyelesaian beberapa proyek perseroan. Kami juga mengharapkan pendampingan dari Ascort dalam persiapan IPO,” ujar Asep.

Asep mengungkapkan, strategi bisnis SEAM untuk jangka panjang berupaya melakukan aksi korporasi strategis yang bisa memberikan nilai tambah kepada pemegang saham melalui pertumbuhan organik dan non-organik. “Strategi jangka menengah, kami akan mengimplementasikan rencana bisnis terintegrasi untuk menghasilkan produktivitas optimal,” imbuhnya.

Check Also

Schneider Electric Perkenalkan Solusi Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Pintar di Indonesia

Jakarta – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, menyatakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *