Sunday , September 15 2019
Home / Berita / PTPP Tandatangani 2 Kontrak PLTU

PTPP Tandatangani 2 Kontrak PLTU

Jakarta – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) telah melakukan penandatanganan kontrak pembangunan 2 (dua) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di dua lokasi, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara.

Masing-masing pembangkit berkapasitas 2×50 MW berlokasi di Desa Panaf, Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur akan mengisi luasan sebesar 30 hektar dan pembangkit lainnya berada di Desa Bolaang Mangitang Timur, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara mengisi luasan sebesar 32 hektar milik PT PLN (Persero).

Acara penandatanganan kontrak dihadiri oleh Direktur Utama Perseroan Lukman Hidayat beserta seluruh partner yang bertanggungjawab dalam penyelesaian proyek di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin, 9 September 2019.

Direktur Utama Perseroan Lukman Hidayat mengatakan, dalam kontrak ini Perseroan berperan sebagai kontraktor yang akan bertanggungjawab dalam penyelesaian proyek, dengan bekerjasama bersama beberapa partner.

“Perseroan optimis dapat menyelesaikan proyek tersebut untuk unit pertama selama 36 bulan dan unit kedua selama 39 bulan. Dengan target tersebut, Perseroan optimis kedua PLTU tersebut dapat beroperasi pada tahun 2022,” kata Lukman dalam keterangan resminya, Selasa (10/9/2019).

Lukman mengaku, proyek pembangunan PLTU Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara ini akan menelan investasi dengan potensi nilai total investasi mencapai lebih dari Rp8 triliun, dimana nilai kontrak perseroan mencapai Rp2,1 triliun.

“Dengan pembangunan PLTU Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara ini, diperkirakan akan melistriki beberapa desa dan kecamatan untuk di Nusa Tenggara Timur dan juga Sulawesi Utara dan sekitarnya,” jelas dia.

Check Also

Schneider Electric Perkenalkan Solusi Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Pintar di Indonesia

Jakarta – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, menyatakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *