Thursday , October 10 2019
Home / Berita / SSIA Ubah Target Pendapatan Jadi Rp4,1 Triliun

SSIA Ubah Target Pendapatan Jadi Rp4,1 Triliun

Jakarta – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) memutuskan untuk merubah target pendapatan menjadi Rp4,1 triliun hingga akhir 2019, dari target yang ditetapkan pada awal tahun ini senilai Rp3,9 triliun. Hal itu dikarenakan adanya tren perbaikan kinerja dari segmen konstruksi.

Berdasarkan materi tinjauan semester I-2019 SSIA yang disampaikan melalui public expose di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (30/9), pada semester pertama tahun ini SSIA sudah membukukan pendapatan sebesar Rp1,81 triliun atau meningkat dari Rp1,52 triliun di semester I-2018.

“Target revenue kami sebesar Rp3,9 triliun ditetapkan sebelumnya di awal tahun. Saat ini kami menargetkan revenue 2019 menjadi sebesar Rp4,1 triliun,” ucap Head of Investor Relations SSIA, Erin Budiman di Jakarta, Senin (30/9).

Erin menyatakan, optimisme emiten Anggota Kompas100 ini untuk meraih target pendapatan Rp4,1 triliun akan ditopang oleh raihan kontrak anak usaha, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) sepanjang 2019 yang diperkirakan minimal Rp3 triliun.

“Segmen konstruksi terus membaik dan segmen properti akan lebih baik,” jelas dia.

Dia menjelaskan, fokus bisnis SSIA terdiri atas tiga unit usaha, yakni properti, konstruksi dan perhotelan. Pada Semester I-2019, SSIA mencatatkan rugi bersih senilai Rp34 miliar atau lebih rendah dibandingkan kerugian di periode yang sama 2018 sebesar Rp56 miliar.

Di semester I-2019, segmen properti berkontribusi sebesar 8 persen terhadap total pendapatan atau senilai Rp141 miliar, segmen konstruksi menyumbang 72 persen atau sebesar Rp1,31 triliun dan unit usaha perhotelan berkontribusi 20 persen atau senilai Rp362 miliar.

Erin sangat yain, pada semester II-2019 segmen properti akan mengalami peningkatan kontribusi terhadap total pendapatan yang ditargetkan mencapai Rp4,1 triliun. Manajemen SSIA memproyeksikan bahwa kontribusi segmen properti bisa sekitar 15-16 persen.

Erin menambahkan, strategi bisnis SSIA ke depan akan lebih fokus pada bidang konstruksi dan pengembangan konstruksi, penyesiaan tanah untuk mencapai laba optimal dan berkelanjutan, diversifikasi produk, segmen dan geografis berkelanjutan.

“Bukan hanya itu, strategi bisnis SSIA juga berupaya meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) melalui unit usaha perhotelan, pergudangan dan properti komersial,” pungkas dia.

Check Also

Perkuat Kerjasama, Askrindo Gandeng BPD Kalteng

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *