Wednesday , December 11 2019
Home / Berita / Peringati Hari Ciliwung, Millennials Askrindo dan Yalisa Gelar Aksi Bersih Bersih Sungai

Peringati Hari Ciliwung, Millennials Askrindo dan Yalisa Gelar Aksi Bersih Bersih Sungai

BOJONG GEDE – Dalam rangka memperingati Hari Ciliwung ke 8 yang diperingati setiap tanggal 11 November, para Milenial PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero), bersama dengan Yayasan Lintas Sungai Abadi atau (Yalisa) menggelar Festival Ciliwung yang salah satu kegiatannya berupa operasi bersih sungai ciliwung (OBSC) di sepanjang bentangan Ciliwung  Bojong Gede.

 

Apa yang dilakukan oleh generasi millennials ini merupakan suatu langkah positif bagi insan Askrindo, khususnya terinternalisasinya nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.

 

Kegiatan OBSC ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial lingkungan yang dilakukan Askrindo melalui aksi bersih bersih sugai Ciliwung yang mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu dalam upaya untuk melindungi ekosistem dan melestarikan sumber daya kehidupan bawah air.

Selain berpartisipasi pada kegiatan Festival Ciliwung yang berlangsung dari 9 – 11 November ini, Askrindo juga menggelar pameran foto Program Askrindo Peduli Ciliwung Bersih dan Literasi Bersih Ciliwung yang dilaksanakan di lobby Graha Askrindo Kemayoran.

 

Pameran foto yang merupakan refleksi kegiatan program selama setahun kebelakang dilaksanakan mulai dari tanggal 6 sampai dengan 12 November 2019.

 

Dari semua kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ciliwung, Direktur Kepatuhan dan SDM Askrindo, Firman Berahima menyatakan bahwa apa yang dilakukan Askrindo sekali lagi adalah suatu konsistensi untuk mewujudkan sungai yang bersih dari sampah.

 

“Kami akan terus menunjukkan konsistensi kami dalam mewujudkan harapan Ciliwung bebas dari sampah. Untuk tercapainya tujuan tersebut, kami sebagai _agent of change_ juga tidak akan pernah bosan mengajak masyarakat luas dan juga pihak-pihak terkait untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai, khususnya Sungai Ciliwung yang memiliki sejarah penting bagi Jakarta dan sebagian Jawa Barat”, ucap Firman.

Hal senada juga di lontarkan Ketua Yalisa, Eka Soeriansyah di Festival Ciliwung. Menurutnya, kolaborasi yang konsisten antara masyarakat, pemerintah dan instansi terkait sangat diperlukan untuk mewujudkan Ciliwung yang bersih dan lestari.

 

“Ciliwung Bersih mungkin akan terus hanya jadi cita-cita dan impian jika tidak ada kolaborasi yang konsisten dan dukungan dari masyarakat, pemerintah dan instansi terkait. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Askrindo yang sangat konsisten dalam mendukung kami sehingga dapat terlaksananya Festival Ciliwung ini untuk mewujudkan cita-cita Ciliwung bersih dan Asri,” pungkas Eka.

 

Sebagai informasi, Festival Ciliwung yang digelar sejak 9 November dan akan berakhir di peringatan Hari Ciliwung tanggal 11 November dibuka dengan pengajian, santunan anak yatim, maulid dan Tasyakuran Hari Ciliwung, dilanjutkan dengan kegiatan OBSC di tanggal 10 November dan ditutup dengan penanaman 1000 pohon di bantaran Ciliwung dan pelepasan benih ikan endemik Ciliwung yang merupakan swadaya dari Yalisa pada Hari terakhir Festival Ciliwung ,11 November 2019. (AHM)

Check Also

Midea Luncurkan Mesin Cuci Berbasis IoT

Jakarta – Midea perusahaan elektronik asal China meluncurkan mesin cuci front load MFD180 yang berkapasitas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *