Thursday , December 12 2019
Home / Berita / PLN Berikan Insentif Tambahan Bagi Penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019

PLN Berikan Insentif Tambahan Bagi Penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya mengaplikasikan tagline-nya yaitu Energi Optimisme dengan senantiasa mendukung berbagai aktifitas posistif di masyarakat. Salah satunya adalah penyelenggaraan Electric Jakarta Marathon 2019 yang telah dilaksanakan pada 27 Oktober 2019 lalu. Melalui dukungannya dalam acara tersebut, PLN ingin turut mendorong produktifitas masyarakat sekaligus menjadikan olahraga lari sebagai medium dalam memacu semangat berkarya. Dalam penyelenggaraannya pada tahun ini, PLN menilai even lari nasional tersebut dinilai lebih baik dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya, baik dari operasional lintasan lari, catatan waktu yang lebih baik, animo para pelari yang secara umum lebih antusias, serta pemberitaan yang variatif dan mengisi berbagai platform media. Karenanya, pihak PLN tak segan memberikan insentif tambahan kepada berbagai pihak terkait. “Pemberian insentif kepada para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019 tidak saja membuktikan komitmen kami dalam mendukung energi optimisme sebagai bagian dari gerakan sosial bersama, namun juga secara konkret merupakan sebuah penegasan bahwa kami lah yang terdepan sebagai influencer energy, bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, dalam sambutannya, di Jakarta, Minggu (10/11).

Apa yang telah dilakukan PLN ini, menurut Sripeni, sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo agar BUMN mampu tampil sebagai garda terdepan dalam mempersiapkan SDM unggul berkualitas dan juga sehat. Ke depan, PLN dikatakan Sripeni akan membuat program yang diharapkan menjadikan olahraga lari sebagai wadah menyatukan masyarakat dalam kebersamaan.

Dalam kesempatan sama, Ndang Mawardi, selaku CEO Inspiro mengemukakan, pelaksanaan Electric Jakarta Marathon 2019 yang merupakan penyelenggaraan ke-7 tahun ini mencetak sejumlah pencapaian seperti meningkatnya jumlah peserta yang tadinya ditargetkan mencapai 15.000 orang, ternyata melampaui target yaitu 16.500 peserta, dan jumlah ini sudah lebih tinggi dari kepesertaan tahun lalu yang mencapai 12.500 orang. “Demikian juga dengan jumlah peserta dari mancanegara yang tahun lalu mencapai 1.078 peserta asing yang berasal dari 38 negara, tahun ini melonjak menjadi 1.434 peserta asing dari 45 negara,” jelas Ndang.

Check Also

Bukan Ekonomi, Faktor Ini Justru Yang Jadi Ancaman Indonesia Saat Ini

JAKARTA-Para pakar dan praktisi pendidikan nasional mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *