Monday , November 18 2019
Home / Berita / Tingkatkan Pelayanan, Alfa Group Siap Gunakan Teknologi IoT DAV

Tingkatkan Pelayanan, Alfa Group Siap Gunakan Teknologi IoT DAV

Jakarta – Emiten di sektor ritel, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menggandeng DAV, perusahaan layar interaktif pertama di Indonesia dalam rangka meningkatkan pelayanan ke pelanggannya.

Dalam kerja sama tersebut, DAV akan menyediakan perangkat teknologi terbarunya yaitu DAV 2.0 yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan) dan Augmented Reality (AR) berbasis IoT (Internet of Things) untuk mendukung perkembangan sektor ritel di Indonesia itu.

Menurut Viendra Primadia, General Manager of Digital Business Alfamart, dengan kerja sama ini tentu akan menguntungkan semua pihak. Dan bagi Alfa Group, terutama di Alfamart dan Alfamidi, akan memudahkan pelanggan dalam memilih produk-produk yang diinginkan, karena semua tersedia di mesin atau perangkat tersebut.

“Nantinya, dengan adanya perangkat ini, Alfamart akan menempatkan DAV 2.0 di total 720 toko wilayah di Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Bali,” tutur Viendra di Jakarta, Jumat (8/11).

Angka tersebut, menurut dia, mulai dipasang sejak Agustus lalu dan hingga akhir tahun ini bisa tercapai 720 titik toko. “Sedangkan di tahun 2020 nanti kita akan menempatkan di 10.000 titik toko yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelas dia.

Tak hanya di Alfamart, di Alfa Group lainnya yakni Alfamidi juga bakal dipasang perangkat canggih tersebut. Saat ini, DAV 2.0 sudah ditempatkan di 10 toko Alfamidi yang ada di wilayah Jakarta serta Tangerang.

“Dan pada tahun 2020 nanti, DAV 2.0 direncanakan akan disebar di 500 titik toko di Alfamidi,” ujar dia.

Di tempat yang sama, Hertha Joyce Agustine sebagai GM DAV menambahkan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital berbasis industri, harus diimbangi dengan perkembangan inovasi teknologi.

“Untuk itu kami menghadirkan perangkat teknologi terbaru dalam rangka mendukung transformasi digital pada sektor ritel Indonesia dengan tujuan bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada sektor ini,” tegasnya.

Perangkat terbaru ini, kata dia, diproyeksi mampu untuk membuat brand berinteraksi, memberikan pengalaman dan mengedukasi konsumen dan juga mengukur performa brand secara lebih efektif dan efisien.

DAV 2.0 juga memberikan peluang bagi konsumen untuk menelusuri informasi produk lebih dalam sebelum membuat keputusan untuk pembelian.

Selain itu, konsumen dapat berinteraksi dan mendapat pengalaman baru dengan brand berkaitan dengan produk yang ditawarkan. Sehingga dapat memberikan kemudahan masyarakat dalam berbelanja dengan praktis.

“Pada perangkat DAV 2.0 ini dilengkapi dengan fitur AR yang dapat mendeteksi objek yang ada di depan layar. Fitur ini juga dapat mendeteksi wajah dengan estimasi gender, ekspresi dan umur yang nantinya dapat digunakan sebagai intelligent reporting,” ujarnya.

Dengan jumlah populasi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pasar yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi digital, dimana pemerintah menargetkan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2020.

Berdasar data International Data Corporation, diperkirakan anggaran teknologi informasi ritel akan tumbuh 17% per tahun hingga 2021. Ini menjadikan sektor ritel merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat untuk belanja teknologi di Indonesia.

IDC memproyeksi sektor ritel akan memprioritaskan transformasi digital untuk meningkatkan business operations, customer engagement dan pemahaman yang lebih baik tentang referensi berbelanja konsumen.

“DAV diharapkan menjadi solusi bagi para produsen dan pemilik merek untuk dapat mengenali konsumen lebih baik, serta dapat menjadi salah satu inovasi yang efektif dalam memajukan perkembangan ekonomi digital Indonesia yang siap bersaing di pasar global,” ujar Hertha.

Selain kerja sama dengan Alfa Group, kata dia, pihaknya juga telah menggandeng PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) untuk memasang perangkat ini di gerai-gerai apotek milik KAEF tersebut. “Kerja samanya sudah diteken, dan akan tersedia di tahun depan,” katanya.

Check Also

PTPP Sukes Selenggarakan Kompetisi Digital Construction Hack (DCH) Pertama di Asia

Jakarta – Setelah sukses menggelar acara Digital Construction Hack Workshop (DCHW) 2019 pada 25 September …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *