Saturday , February 15 2020
Home / Berita / Softex Indonesia Pelopori Daur Ulang Popok Bayi Bekas Minyak Bakar

Softex Indonesia Pelopori Daur Ulang Popok Bayi Bekas Minyak Bakar

JAKARTA-PT Softex Indonesia menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip green industry dengan mempelopori daur ulang popok bekas pakai menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai. Popok bayi bekas akan diolah menjadi pokbrick (batu bata dari bahan popok bekas) dan minyak bakar sebagai substitusi minyak tanah. Dengan menggunakan mesin hidrotermal yang ramah lingkungan atau tanpa metode pembakaran, popok bekas tersebut diproses menjadi fiber dan plastik terlebih dahulu. Kemudian, fiber diolah menjadi pokbrick. Sedangkan plastik diolah lagi di mesin pyrolysis menjadi minyak bakar.

Program sustainability ini merupakan bentuk nyata dari kontribusi PT Softex Indonesia kepada masyarakat dan lingkungan dalam mengurangi limbah popok. “PT Softex Indonesia percaya bahwa kesuksesan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan bisnis, tetapi juga harus diimbangi dengan program yang dapat membantu masyarakat dan lingkungan,” ujar Direktur PT Softex Indonesia, Djali Halim.

Dalam program sustainability ini, PT Softex Indonesia bekerjasama dengan Guna Olah Limbah (GOL) selaku perusahaan teknologi pengolahan limbah berbasis riset. Nantinya, mesin hidro termal yang dapat mengolah popok bekas pakai menjadi pokbrick dan minyak bakar itu akan ditempatkan di Bank Sampah Bersinar. Selain dengan komunitas, PT Softex Indonesia juga bekerja sama dengan Day Care Galenia, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Limijati, Paskal Mall, dan PVJ Mall sebagai tempat pengumpulan sampah popok. Program ini merupakan program lanjutan dari program sustainability sebelumnya yang sudah dijalankan di Tangerang dan diresmikan pada tanggal 8 Oktober 2019. (JAT)

Check Also

Rekening Efek yang Diblokir akan Dipisahkan Satu per Satu

Jakarta – Sebanyak 800 rekening efek terkena blokir. Perintah blokir diamanatkan langsung oleh Kejaksaan Agung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *