Saturday , April 4 2020
Home / Berita / 12 Tahun, IPIM Telah Luncurkan 11 Reksa Dana ETF

12 Tahun, IPIM Telah Luncurkan 11 Reksa Dana ETF

Jakarta – Selama dua belas tahun keberadaan Exchange Traded Fund (ETF) di Indonesia, PT Indo Premier Investment Management (IPIM) telah meluncurkan 11 (sebelas) Reksa Dana ETF (ETF) yang dikenal sebagai Premier ETF. Premier ETF memelopori berbagai strategi investasi yang beragam dan inovatif, seperti indeks tertentu, sektor tertentu, maupun tema/faktor tertentu secara Efisien, Transparan, dan Fleksibel.

Hari ini, Kamis (20/2/2020), IPIM kembali menunjukkan komitmennya sebagai perintis industri ETF di Pasar Modal Indonesia dengan melaksanakan Kegiatan “Responsible Investment Forum 2020: ETF’s Transparency for Sustainable Investment in Reksa Dana”. Perlu diketahui bahwa ETF adalah produk Reksa Dana yang Unit Penyertaannya (“UP”) dapat diperdagangkan setiap saat selama jam perdagangan BEI.

“Sebagai pengelola RD ETF terbesar di Indonesia, kami terus menggali ide-ide produk baru yang memberikan kemudahan bagi investor. Tidak hanya mudah dalam pelaksanaan eksekusinya namun juga memberikan kemudahan bagi investor dalam penyusunan portfolio mereka menggunakan ETF-ETF. Di tengah suasana ketidakpastian tahun ini, kami percaya saat ini adalah momen yang tepat bagi industri pengelolaan investasi untuk membuka lembaran baru untuk pelakasanaan tata kelola yang lebih baik dalam industri pengelolaan investasi,” kata Noviono Darmosusilo, Direktur IPIM.

Noviono menyebutkan, perusahaan menyadari sepenuhnya transparansi yang lebih terbuka, praktik tata kelola bisnis yang lebih kuat, dan pengelolaan risiko yang terukur telah menjadi kebutuhan utama pada industri pengelolaan investasi di Indonesia.

Melalui pendekatan Pendalaman Pasar dan Peningkatan Kepercayaan Pasar dipayungi oleh pengawasan regulator serta pelaksanaan standar etika yang baik, kami sangat yakin bahwa industri pengelolaan investasi di Indonesia akan semakin memiliki pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan dimasa-masa yang akan datang” lebih lanjut dijelaskan oleh Noviono.

“Sejalan dengan pendekatan Pendalaman Pasar dan Peningkatan Kepercayaan Pasar yang berkesinambungan kami meyakini bahwa di Indonesia telah ada instrumen investasi yang telah muncul di Indonesia sejak 12 tahun lalu, yaitu Reksadana ETF yang memiliki keunggulan komparatif anatara lain Transparan! ETF menampilkan seluruh isi portofolionya secara akurat dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

ETF memiliki likuiditias sesuai dengan kedalaman pasar dan dapat ditransaksikan secara berkesinambungan selama jam perdagangan Bursa. Performance! ETF yang mengacu pada indeks pasar mampu memberikan market performance secara konsisten yang dibuktikan dari (tracking error) sangat minim,” ujar Noviono.

Panelis pada Forum hari ini adalah para praktisi pasar modal dari kalangan penyedia indeks, antara lain yayasan KEHATI dan PEFINDO, Bursa Efek Indonesia dan Bursa Tokyo, dan juga Indo Premier Sekuritas. Variasi di antara panelis juga mewakili variasi produk Premier ETF yang ditawarkan oleh IPIM, setiap indeks memiliki karakteristik masing-masing, sehingga forum ini juga menjadi momen yang tepat bagi para investor untuk lebih mengenal indeks-indeks Efek yang menjadi acuan investasi.

Keunggulan lain yang bisa didapat dengan berinvestasi pada ETF atau Reksa Dana Bursa, yakni investor tidak perlu terpaku pada penentuan Nilai Aktiva Bersih (“NAB”) di akhir hari, karena perdagangan dapat dilakukan selama jam perdagangan di BEI menggunakan indikatif NAB, dan untuk ETF Saham, diversifikasi dapat dilakukan secara seketika karena ETF tersebut terdiri dari portofolio saham unggulan sehingga mampu mengurangi gejolak volatilitas dan risiko investasi pada satuan saham.

“Ini sangat bermanfaat bagi para investor saham, di mana instrumen investasi seperti saham secara natural memiliki volatilitas cukup tinggi, apalagi mengingat kondisi pasar terkini,” jelas dia.

Alex Salim, Director, Head of ETF Trading Desk PT Indo Premier Sekuritas menambahkan, insrumen investasi ETF saat ini memang semakin digemari para investor, baik investor ritel maupun institusi. Ini dikarenakan kemudahan transaksi yang ditawarkan produk ini dengan berbagai kelebihan diantaranya real time, likuid, transparan, dan efisien.”

“Kini per Januari 2020 dari 40 ETF yang listing di Bursa Efek Indonesia total dana kelolaan telah mencapai Rp14,2 triliun setara dengan USD 1 billion, and it’s been growing so rapidly in recent years!,” terang Alex

“Keunggulan ETF berupa transparansi penuh, fleksibilitas tinggi, continuous pricing (perhitungan harga/indikatif NAB setiap saat selama jam bursa) serta kecepatan eksekusi melalui penerapan teknologi yang mutakhir, memungkinkan investor untuk memiliki kendali penuh pada tiap kondisi pasar,” tutup Noviono dengan antusias.

Check Also

#DiRumahTerusMaju Wujud Komitmen Telkomsel Atasi COVID-19 di Indonesia

Jakarta – Telkomsel berkomitmen terus proaktif mengambil peran dalam upaya gotong royong untuk terus bergerak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *