Saturday , November 28 2020
Home / Berita / Alkes Bakal Jadi Penopang Kinerja Indofarma Tahun Ini

Alkes Bakal Jadi Penopang Kinerja Indofarma Tahun Ini

JAKARTA – Emiten Farmasi, Alat Kesehatan dan Herbal, PT Indofarma Tbk (INAF) optimis pada tahun ini kinerja perusahaan akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Mulai dari penataan produk, kedisiplinan, serta restrukturisasi akan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mencatat kinerja yang cemerlang pada tahun 2020.

“Di tahun 2019, Perusahaan berhasil mencetak laba sebesar Rp7,96 miliar, dan ini merupakan langkah awal Indofarma setelah berapa tahun alami kerugian. Tahun ini, kami melihat trend sih menguat, meskipun kinerja di semester I belum kita laporkan ke kementerian, namun kami melihat ada perbaikan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dan kami optimis, kinerja Indofarma hingga akhir tahun ini lebih baik dibanding tahun 2019,”kata Direktur Keuangan & Human Capital INAF, Herry Triyatno, dalam paparan publik INAF, di Hotel Borobudur, Rabu (29/7/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto menuturkan bahwa, lini bisnis Alat Kesehatan (Alkes) tahun ini akan menopang kinerja keuangan Indofarma. Pasalnya, hingga saat ini lini bisnis Alkes (peralatan terkait penangan COVID-19) telah menyumbang sekitar lebih dari 50% dari total revenue Indofarma.

“Kami ada tiga fokus bisnis yakni farmasi, alkes dan herbal. Saat ini, memang alkes menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pada kinerja keuangan Perseroan, dan hingga akhir tahun di perkirakan alkes masih akan dominan,”kata Arief.

Menurut Arief, langkah perusahaan agresif dalam ekspansi alat kesehatan dalam rangka memperbaiki tingkat profitibilitas. Pasalnya, marjin dari penjualan alat kesehatan diakui lebih besar dibanding dari obat. “Alkes itu profitnya lebih besar sampai double digit, dibanding obat yang hanya single diigit,”ungkapnya.

Pantas saja, Indofarma agresif sekali dalam mengembangkan bisnis alkes, dan belum lama ini perusahaan telah meluncurkan 6 produk baru alat kesehatan yakni, masker INA Mask, hand sanitizer CLIND, alat pemeriksaan kesehatan mandiri Teledoc, emergency ventilator INAVENT, alat untuk mengukur komposisi tubuh Indofarma InBody Test, dan mesin untuk cuci darah (hemodialisa) Hemodind. Keenam produk ini terdiri dari bermacam jenis dan akan diperjual belikan secara umum serta dapat melalui Kerjasama Operasional (KSO).

“Kami juga sedang mempersiapkan sekitar 2-3 produk baru lagi yang akan diluncurkan di sisa tahun ini, mulai dari alat rapid test, PCR dan lainnya,”tegas Arief. (AHM)

Check Also

Ditengah Pandemi, Tokoplas Siap Bantu Pelaku Bisnis Berkembang Lebih Cepat

JAKARTA – Perkembangan teknologi yang begitu cepat di Tanah Air, ditambah faktor pandemi Covid-19 sepanjang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *