Friday , October 2 2020
Home / Berita / Pencatatan Obligasi Berkelanjutan Turut Meramaikan Bursa Selama Sepekan

Pencatatan Obligasi Berkelanjutan Turut Meramaikan Bursa Selama Sepekan

JAKARTA – Pada pekan ini atau tepatnya periode 31 Agustus sampai dengan 4 September 2020, 5 (lima) Obligasi Berkelanjutan (Obligasi) resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pertama pada Rabu (2/9) PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) menerbitkan Obligasi I Perusahaan Pengelolaan Aset Tahun 2020 dengan nilai nominal sebesar Rp642.100.000.000. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA (Single A) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. Kemudian pada keesokan hari tepatnya Kamis (3/9) PT Astra Sedaya Finance menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance Tahap I Tahun 2020 dengan nilai nominal sebesar Rp1.500.000.000.000. PEFINDO memberikan peringkat idAAA (Triple A) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Pada akhir pekan atau Jumat (4/9) dalam satu hari terdapat hat-trick pencatatan Obligasi di BEI, pertama datang dari PT Profesional Telekomunikasi Indonesia yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Protelindo Tahap I Tahun 2020 dengan nilai nominal sebesar Rp151.000.000.000. PT Fitch Rating Indonesia (Fitch) memberikan peringkat AAAidn (Triple A) dan PT Bank Permata Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. Selanjutnya atau yang kedua yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap I Tahun 2020 dengan nilai nominal sebesar Rp2.436.510.000.000. Fitch kembali menyematkan peringkat AAAidn (Triple A) dan PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini. Obligasi ketiga yang dicatatkan adalah dari PT Bank Commonwealth menerbitkan Obligasi I Bank Commonwealth Tahun 2020 dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.000.000. Pada Obligasi ini Fitch juga memberikan peringkat yang sama dari dua obligasi Sebelumnya yaitu AAAidn (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sepanjang tahun 2020, total emisi Obligasi dan Sukuk berjumlah 63 emisi dari 45 Perusahaan Tercatat senilai Rp51,61 Triliun. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 449 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp430,96 triliun dan USD47,5 juta dan diterbitkan oleh 123 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 108 seri dengan nilai nominal Rp3.335,19 Triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp7,63 triliun.
Mengawali pekan ini, tepatnya pada Senin (31/8), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan Perusahaan Tercatat ke-37 pada tahun 2020, adalah PT Pinago Utama Tbk dengan kode saham PNGO resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI. PNGO yang bergerak pada bidang industri perkebunan kelapa sawit dan karet di Sumatera Selatan ini dicatatkan pada sektor Agriculture dengan subsektor Plantation.

Data Perdagangan Sepekan

Selama sepekan pada periode 31 Agustus – 4 September 2020, seluruh data perdagangan ditutup mengalami perubahan pada pekan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar bursa selama sepekan mengalami perubahan sebesar 1,90 persen menjadi Rp6.081,396 triliun dari Rp6.199,053 triliun pada pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami perubahan sebesar 2 persen pada level 5.239,851 atau berubah dari level 5.346,659 pada pekan yang lalu.

Data rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa selama sepekan juga mengalami perubahan sebesar 7,93 persen menjadi Rp8,684 triliun dari Rp9,432 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara itu, perubahan sebesar 9,72 persen terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian menjadi 715,901 ribu kali transaksi dari 792,960 ribu kali transaksi pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya dan perubahan lainnya terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 15,69 persen menjadi 12,718 miliar saham dari pekan lalu sebesar 15,085 miliar saham.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp990,86 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp31,204 triliun. (AHM)

Check Also

Investasi USD14 Juta, Chandra Asri Siap Operasikan EGF

Jakarta – PT Chandra Asri Tbk, mengaku akan mengoperasikan Enclosed Ground Flare (EGF) atau teknologi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *