Tuesday , October 27 2020
Home / Berita / MNC Studios Bakal Gelar Dua Aksi Korporasi

MNC Studios Bakal Gelar Dua Aksi Korporasi

JAKARTA  – PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berencana menggelar aksi korporasi di pasr modal. Aksi tersebut diantaranya yakni pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) atas saham Perseroan dari semula sebesar Rp100 per saham menjadi Rp50 per saham atau dengan rasio 1:2 (satu banding dua).

Menurut Prospektus Ringkas yang dipublikasikan, Kamis (8/10), Manajemen MNC Studios mengaku bahhwa aksi korporasinya ini sengaja dilakukan dalam rangka meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Setelah pecah saham, Perseroan bermaksud untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya sebesar 3% dari jumlah seluruh saham yang telah disetor penuh dalam Perseroan atau sebanyak-banyaknya sejumlah 312.120.000 lembar saham. Sebelumnya, Perseroan telah mendapat persetujuan dalam RUPSLB Perseroan tanggal 18 Agustus 2020, untuk melakukan Penambahan Modal sejumlah 7% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Dengan demikian nantinya, jumlah keseluruhan Penambahan Modal setelah pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) akan menjadi sebanyak – banyaknya sejumlah 1.040.400.000 saham atau sebesar 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.

Rencananya, dana yang diterima Perseroan dari pelaksanaan Penambahan Modal digunakan untuk meningkatkan struktur permodalan dan keuangan Perseroan serta mendukung peningkatan produktifitas dan kualitas operasional berkelanjutan termasuk namun tidak terbatas pada bisnis rumah produksi dan periklanan, dengan meningkatkan jumlah produksi atas konten-konten pada platform OTT dan TV FTA, khususnya konten orisinil dan animasi serta pengembangan digital apps yaitu Klaklik dan AdMediate, demi memperkuat pendapatan digital dan mendukung penjualan secara online.

Untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, Manajemen PT MNC Studios International Tbk (MSIN) berencana meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 13 November 2020, Jam 14.00 WIB s/d selesai di iNews Tower Lantai 3, Jalan Kebon Sirih No.17-19, Jakarta Pusat 10340.

Sebagai informasi saja bahwa dengan adanya sejumlah saham baru yang dikeluarkan dalam rangka Penambahan Modal sebesar 3% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan, serta dengan memperhitungkan Penambahan Modal sebesar 7% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan yang telah mendapat persetujuan dalam RUPSLB Perseroan tanggal 18 Agustus 2020, sehingga Penambahan Modal Perseroan menjadi sebanyak-banyaknya sebesar 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

“Bagi pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan Penambahan Modal akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan yaitu sebanyak banyaknya sebesar 9,09%. Dilusi yang akan dialami pemegang saham saat ini relatif kecil.”tulisnya.  (ALY)

Check Also

Kookmin Dorong Transformasi Bisnis Bukopin

Jakarta – Masuknya KB Kookmin Bank Co.Ltd sebagai investor baru sekaligus pemegang saham pengendali akan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *