Tuesday , December 1 2020
Home / Berita / BFI Finance Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

BFI Finance Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

Jakarta – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) telah menyiapkan diri untuk melakukan pelunasan Obligasi Berkelanjutan III BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2017 Seri C sebesar Rp400 miliar, yang jatuh tempo pada 9 November 2020.

Pelunasan ini akan menggunakan kas internal yang diperoleh dari pembayaran angsuran konsumen dengan jumlah lebih dari Rp1 triliun setiap bulannya.

Perusahaan akan melakukan penerbitan Obligasi kembali di awal tahun 2021 dan saat ini sedang dalam proses melakukan pendaftaran program Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V dengan jumlah sampai sebesar Rp6 triliun ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BFI Finance telah melakukan manajemen keuangan dan manajemen risiko yang berhati- hati. Hingga saat ini, Perusahaan tetap menjaga kecukupan pencadangan piutang yang diragukan di atas kondisi normal, di mana nilai cadangan yang ada saat ini mencapai 6,5% dari total piutang pembiayaan, atau setara 2,4 kali dari total NPF saat ini, meningkat dari 1,6 kali di kuartal sebelumnya.

“Kecukupan pencadangan kerugian yang ada menunjukkan kehati-hatian Perusahaan dalam pengelolaan risiko pembiayaan dan risiko keuangan yang prudent di tengah pandemi COVID-19 dan kondisi ekonomi yang belum pulih saat ini,” kata Finance Director BFI Finance, Sudjono di Jakarta, Kamis, 12 November 2020.

Seiring dengan berjalannya aktivitas masyarakat yang beradaptasi dengan kondisi new normal, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) meningkatkan kembali layanan pembiayaannya untuk semua lini produk mulai kuartal III/2020.

Dengan aktivitas ekonomi yang telah berangsur pulih, penyaluran pembiayaan mulai merambat naik di beberapa daerah dan rasio pembiayaan bermasalah sudah terkendali dengan berbagai inisiatif yang
dijalankan Perusahaan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Rebound ini tentunya menunjukkan sinyal positif walaupun tantangan masih besar di
tengah pandemi yang masih belum terkendali di Indonesia dan ancaman resesi di depan mata.

“Volume pembiayaan menunjukkan tren positif selama kuartal III dan kami berharap kondisi ini dapat terus ditingkatkan di bulan-bulan mendatang selama kondisi eksternal
mendukung, seperti tidak adanya lockdown yang membuat kegiatan ekonomi tidak bisa sepenuhnya berjalan,” ujar Sudjono.

Sekeder informasi, hingga September 2020, BFI Finance mampu membukukan pendapatan sebesar Rp3,50 triliun serta laba bersih sebesar Rp520,63 miliar. Rasio Non-Performing Financing (NPF) Perusahaan telah membaik menjadi 2,67% per 30 September dari kuartal sebelumnya sebesar 3,73% per Juni 2020.

Tren rasio NPF BFI Finance masih di bawah rata-rata industri pembiayaan, yang pada Agustus 2020 tercatat sebesar 5,23% (sesuai Data Otoritas Jasa Keuangan/OJK). (Kiki)

Check Also

SIG-KAI Kerjasama Perlancar Distribusi Semen Di Jawa Dan Sumatera

JAKARTA-Semen Indonesia Group (SIG) secara resmi menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meningkatkan kerjasama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *