Sunday , January 17 2021
Home / Berita / Others / Studi Terbaru 451 Research di Pasar Penyedia Layanan Cloud

Studi Terbaru 451 Research di Pasar Penyedia Layanan Cloud

Jakarta – Schneider Electric mengumumkan temuan dari studi yang diselenggarakan bekerjasama dengan 451 Research – bagian dari S&P Global Market Intelligence, yang mengukur dampak efisiensi dan keberlanjutan terhadap bisnis penyedia layanan cloud.

Laporan yang baru-baru ini dirilis mencakup wawasan terhadap lebih dari 800 penyedia layanan data center di seluruh dunia tentang perspektif mereka terkait keberlanjutan dan inisiatif strategis yang mereka terapkan atau yang mungkin mereka lakukan di masa depan.

Selain itu, studi ini juga membahas apa yang diperlukan untuk mencapai keberlanjutan bagi penyedia layanan colocation.

“Studi dari 451 Research memberikan gambaran tentang pengaruh efisiensi dan keberlanjutan pada pasar colocation,” kata Mark Bidinger, President of the Cloud & Service Provider Segment, Schneider Electric.

“Operator multi-tenant data center (MTDC) dapat menggunakannya sebagai alat untuk menilai kesenjangan dalam sumber daya dan adopsi, serta risiko tidak mengambil tindakan,” lanjut Mark.

Dalam studi Multi-tenant data centers and sustainability: ambitions and reality ini, 451 Research melakukan survei kepada para pembuat keputusan TI yang memegang tanggung jawab fungsional atas strategi keberlanjutan data center mereka baik colocation dan wholesale data center.

Responden berasal dari berbagai negara di seluruh dunia mencakup: Amerika Serikat, China, India, Australia, Prancis, United Kingdom, Meksiko, Brasil, Jepang, Singapura, Arab Saudi, Swedia, Denmark, dan lainnya. Profil perusahaan berkisar antara 10 hingga 10.000+ karyawan, dan dengan kapasitas data center dari di bawah 1MW hingga lebih dari 150MW.

“Efisiensi dan keberlanjutan data center sudah menjadi topik utama di sektor data center, dan studi kami menunjukkan bahwa hal ini masuk dalam daftar prioritas utama bagi penyedia layanan MTDC di seluruh dunia”, kata Daniel Bizo, analis riset senior di 451 Research, bagian dari S&P Global Market Intelligence.

Daniel menjelaskan, “Pada akhirnya, ekspektasi dari pelanggan, regulator dan masyarakat luas semakin memberikan desakan bagi para penyedia layanan cloud mengingat efek perubahan iklim menjadi lebih jelas dari sebelumnya. Infrastruktur data center global terus bertumbuh sebagai respons terhadap permintaan yang lebih tinggi untuk penyediaan layanan digital, begitu pula kesadaran yang semakin tinggi terhadap dampak lingkungannya.”

Hasil Temuan Utama terkait Keberlanjutan diantaranya, Pertama, temuan dari wawancara dengan 800+ penyedia layanan data center di seluruh dunia untuk memahami inisiatif dan strategi keberlanjutan mereka. Kedja, mayoritas responden (57 persen) memandang keberlanjutan sebagai faktor pembeda agar lebih kompetitif dan menyebutkan harapan pelanggan sebagai pendorong utama; namun hanya 43 persen responden yang mengatakan bahwa mereka memiliki inisiatif keberlanjutan dan peningkatan efisiensi dalam infrastruktur mereka. Keliga, studi ini menilai kesenjangan dalam sumber daya dan adopsi teknologi, serta risiko dari tidak memberlakukan strategi keberlanjutan.

Schneider Electric berkomitmen untuk melakukan pendekatan terintegrasi terhadap keberlanjutan yang mencakup operasional, kinerja, pengambilan keputusan, dan strategi kami.(*)

Check Also

BRI Agro dan TaniHub Group Beri Kemudahan Akses Pembiayaan ke Petani

JAKARTA – Dalam rangka menunjang pertumbuhan ekosistem digital sektor keuangan dan perbankan, BRI Agro menandatangani …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *