Saturday , April 10 2021
Home / Berita / Summarecon Rights Issue 3,6 Miliar Saham, Untuk Tambahan Modal Kerja

Summarecon Rights Issue 3,6 Miliar Saham, Untuk Tambahan Modal Kerja

lantaibursa.id/HO
Presiden Direktur Summarecon Adrianto P. Adhi (dua kiri) bersama (kiri-kanan) Direktur Herman Nagaria, Direktur Lidya Tijo, Komisaris Lexy Tumiwa dan Direktur Soegianto Nagaria saat hadir pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Summarecon Agung Tbk menyetujui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau “rights issue”. Yang mana dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3,6 miliar atau setara 25% dari modal disetor Perseroan, dengan nilai nominal sebesar Rp100 per lembar saham.

Presiden Direktur Summarecon Adrianto P. Adhi dalam keterangan tertulisnya (1/4/2021) menyampaikan “Dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, pembayaran hutang serta modal kerja untuk mempercepat pengembangan usaha Perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak perusahaan. Diharapkan dengan aksi korporasi ini, kinerja dan daya saing perusahaan akan semakin meningkat“.

Sejalan dengan misi perusahaan, Summarecon yang memiliki pengalaman selama 45 tahun di dunia properti, secara terus menerus melakukan pengembangan usaha guna memberikan nilai yang optimal bagi seluruh stakeholder. Dan saat ini telah melakukan pengembangan kota terpadu di beberapa kawasan, seperti Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, dan Bogor.

Di tengah kondisi ekonomi nasional dan global yang sangat menantang akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, Summarecon tetap produktif dan mencetak marketing sales yang cukup baik.

Pada tahun 2020, Summarecon berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 3,3 triliun. Proyeksi tahun 2021, Perseroan optimis akan lebih baik, terutama dengan adanya program vaksin Covid- 19 serta dukungan regulasi dari Pemerintah, seperti pelonggaran rasio LTV properti dan pencairan KPR inden hingga 100%, serta PPN (Pajak Pertambahan Nilai) untuk properti yang ditanggung Pemerintah.

Dengan demikian diharapkan kinerja Perseroan di masa mendatang akan semakin baik, seiring dengan berkembangnya skala usaha, melalui pengembangan produk-produknya yang inovatif dan berkualitas, sehingga akan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi seluruh stakeholder.(*)

Check Also

NavaPark BSD City Resmikan Botanic Park dan Akses Terowongan Pedestrian ke Kawasan Bisnis

Tangerang – NavaPark, kawasan hunian paling premium di BSD City meresmikan Botanic Park serta akses …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *