Sunday , May 19 2024
Home / Berita / Listing, ERA Graharealty Jadi Emiten ke-22 di BEI pada 2021

Listing, ERA Graharealty Jadi Emiten ke-22 di BEI pada 2021

JAKARTA – Perusahaan yang bergerak dalam bidang waralaba dan jasa agen real estat, PT ERA Graharealty Tbk hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan resmi menjadi perusahaan tercatat ke-22 di BEI pada tahun 2021.

“Hal ini merupakan key milestone dalam perjalanan Perseroan untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable dan transparan kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh stakeholders dalam menjalankan bisnis kedepan”, ujar Darmadi Darmawangsa, Direktur Utama Perseroan.

Diperdagangkan dengan kode saham IPAC, Perseroan melepas sebanyak 189.973.700 saham biasa atas nama atau sebanyak 20,00% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan nilai nominal Rp10 setiap saham, yang terdiri dari sebanyak 47.368.500 saham biasa atas nama yang merupakan Saham Baru dan dikeluarkan dari portepel Perseroan (Saham Baru); dan sebanyak 142.605.200 saham biasa atas nama milik PT Realti Indo Mandiri sebagai Pemegang Saham Penjual (Saham Divestasi).

Adapun Saham Baru dan Saham Divestasi secara bersama-sama ditawarkan kepada Masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp120 per sahamnya, sehingga jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebesar Rp22.796.844.000,.

Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Saham Baru ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi Saham Baru yang menjadi porsi Perseroan, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja terkait kegiatan operasional Perseroan, seperti menggalakkan marketing dan program rekrutmen member broker dan agen baru, memperkuat existing brand ERA saat ini sehingga brand ERA semakin kuat dibanding dengan kompetitor, merekrut software engineer untuk mengelola IT System menjadi lebih efisien, menyediakan training berstandar internasional dan mengembangkan kerjasama dengan developer untuk memasarkan proyek-proyek properti ke masyarakat. Sedangkan hasil penjualan Saham Divestasi setelah dikurangi biaya emisi yang dihitung secara proporsional, akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Penjual.

“Kami dengan bangga menginformasikan bahwa IPAC mengalami oversubscribed sebanyak 381,8 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) setelah masa penawaran perdana saham yang berlangsung pada tanggal 18-23 Juni 2021,”tegas Daud Gunawan, Head of Corporate Finance PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek Perseroan.

“Secara keseluruhan proses IPO Perseroan telah berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan pemegang saham, komisaris, manajemen, underwriter dan lembaga profesi penunjang lainnya,”ungkap Daud Gunawan. (AHM)

Cek juga

Bank DKI Permudah Pedagang Miliki Tempat Usaha di Pasar Sukasari Bogor

Jakarta, Lantaibursa.id – Bank DKI dan Perumda Pasar Pakuan Jaya menjalin kerja sama, khusus untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *