Saturday , July 31 2021
Home / Berita / Buy Back Saham, BNI Alokasikan Dana Rp1,7 Triliun
masyarakat sedang bertransaksi di salah satu mesin ATM di Jakarta. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus terjaga, kalangan perbankan yakin kinerja industrinya bakal semakin membaik di tahun ini.

Buy Back Saham, BNI Alokasikan Dana Rp1,7 Triliun

JAKARTA- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengaku bahwa pihaknya akan menyiapkan dana sekitar Rp1,7 triliun untuk melancarkan aksi korporasinya di pasar modal.

Dalam keterangan tertulisnya, Manajemen BNI menyebutkan bahwa dana itu akan dipakai untuk pelaksanaan pembelian kembali saham (buy back). Adapun jumlah saham yang akan di buy back tidak akan melebih 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor Perseroan.

“Buy back saham akan dilakukan secara bertahap untuk periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan 21 Oktober 2021. Pelaksanaannya akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI),”tulis Manajemen BNI.

Disebutkan, buy back saham BBNI akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Pasalnya, perseroan akan segera menunjuk 1 perusahaan efek untuk melakukan aksi korporasi itu. (AHM)

Check Also

Pakar: Penegak Hukum Asal Rampas Aset, Langgar HAM dan Wujud Ketidakadilan Sosial

Jakarta – Penyitaan hingga perampasan aset masyarakat yang tidak terkait tindak pidana korupsi berpotensi melanggar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *