Saturday , July 31 2021
Home / Berita / Pudjiadi & Sons Tingkatkan Inovasi dan Promosi di Tengah Pandemi

Pudjiadi & Sons Tingkatkan Inovasi dan Promosi di Tengah Pandemi

JAKARTA – Emiten perhotelan, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,02 miliar pada tahun 2021.

Adapun dana tersebut menurut Direktur PNSE, Ariyo Tejo, akan dipergunakan untuk mempertahankan kondisi fisik hotel, pengembangan produk dan pelayanan khususnya di segmen makanan dan minuman.

Tidak dipungkiri Pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap bisnis perhotelan yang digeluti PNSE saat ini. Namun, kata Ariyo, perseroan bakal terus berusaha untuk bertahan dari berbagai macam tantangan bisnis diantaranya pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 memukul hotel-hotel perseroan yang segmen pasar nya Wisman, seperti The Jayakarta Bali, Jayakarta Flores dan Jayakarta Lombok. Hal ini berkaitan dengan Kebijakan larangan terbang baik dalam negeri maupun luar negeri,”kata Ariyo, dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (21/7).

Oleh karena itu selain efisiensi, Ariyo mengatakan, perseroan terus meningkatkan inovasi produk baru dengan memberikan berbagai macam promosi guna menarik pelanggan dalam berpergian di tengah pandemi.

“Kami mengembangkan Central Reservation melalui Online Reservation. Secara terus menerus membangun system Benefit Card dengan nama Jayakarta Club (JClub). Perseroan juga terus meningkatkan digital teknologi untuk mempermudah mitra dalam menyediakan informasi akan fasilitas akomodasi untuk pelanggan serta mempermudah pelanggan yang ingin memesan kamarnya. Kemudian, Perseroan juga akan memaksimalkan penggunaan system Multi Channel Marketing, (Customer Relationship Management) yang telah dibangun sebagai alat control terhadap tenaga penjual (Sales Staff),”tutur Ariyo.

Ariyo menambahkan, perseroan melakukan pemetaan peluang dan masalah untuk setiap unit usaha hotel yang dimiliki, sehingga perseroan dapat segera dengan cepat melakukan recofusing. Hal tersebut dilakukan karena asumsi yang dipakai pada semester II tahun 2021 pariwisata akan pulih. (AHM)

Check Also

Pakar: Penegak Hukum Asal Rampas Aset, Langgar HAM dan Wujud Ketidakadilan Sosial

Jakarta – Penyitaan hingga perampasan aset masyarakat yang tidak terkait tindak pidana korupsi berpotensi melanggar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *