Sunday , September 19 2021
Home / Berita / Laba BTN Tumbuh 19,87% di Kuartal II 2021

Laba BTN Tumbuh 19,87% di Kuartal II 2021

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berhasil mencatatkan laba bersih Rp920 miliar pada kuartal II 2021. Jumlah tersebut tumbuh 19,87% jika dibandingkan perolehan sama di periode sebelumnya Rp768 miliar.

“Bagi kami, tumbuh positif dan berkelanjutan merupakan prioritas kami terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang,” kata Haru Koesmahargyo, Direktur Utama Bank BTN, Rabu, 28 Juli 2021.

Kinerja positif tersebut berhasil diraih BBTN, seiring peningkatan pendapatan bunga sebesar 1,39% yoy. Beban bunga juga berhasil ditekan turun sebesar 13,63% yoy sehingga pendapatan bunga bersih Bank BTN melonjak di level 28,18% yoy.

Di samping itu, Bank BTN juga sukses menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 31,84% yoy menjadi Rp298,38
triliun pada kuartal II/2021 dari Rp226,32 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan DPK tersebut disumbang oleh kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70% yoy, 15,06% yoy, dan 43,53% yoy per kuartal II/2021.

Peningkatan DPK juga menyebabkan Loan to Deposit Ratio (LDR) menurun sebesar 2.216 bps hingga ke level 89,12% di kuartal II/2021.

Sementara itu, dengan kinerja positif pada kredit dan DPK, hingga paruh pertama tahun ini, BBTN mencatatkan posisi aset senilai Rp380,51 triliun atau melonjak sebesar 20,95% yoy dari Rp314,60 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Bank BTN juga tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat termasuk nasabah atau debiturnya yang terdampak gelombang kedua Covid-19 dan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selain menyalurkan berbagai bantuan sosial, perseroan juga tetap memberikan fasilitas restrukturisasi bagi nasabah atau debitur terdampak.

Perseroan juga memproyeksikan restrukturisasi akan terus menunjukkan tren penurunan hingga akhir tahun 2021.

“Kami tetap memberikan fasilitas restrukturisasi untuk mengurangi beban para debitur di masa pandemi ini. Namun, kami mencermati tren pengajuan restrukturisasi terus menurun meski PPKM diperpanjang,” kata Haru. (DM)

Check Also

Right Issue, Chandra Asri Peroleh Dana Segar Rp15,5 Triliun

Jakarta – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas III atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *