Saturday , July 31 2021
Home / Berita / PPRO Kembali Percepat Pembayaran Obligasi Rp523 Miliar

PPRO Kembali Percepat Pembayaran Obligasi Rp523 Miliar

foto: istimewa/google.com

Jakarta – PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali percepat pembayaran atas utang Obligasi berkelanjutan I PP Properti Tahap I Tahun 2018 senilai Rp523 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 6 Juli 2021.

Setelah sebelumnya Perseroan telah melakukan percepatan pembayaran Obligasi senilai Rp400 miliar atas utang Obligasi I PP Properti Tahun 2016 Seri B yang jatuh tempo pada tanggal 02 Juli 2021, sehingga total percepatan pembayaran obligasi yang sudah dilakukan Perseroan senilai Rp923 miliar.

Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk Deni Budiman dalam keterangan tertulisnya menjelaskan perseroan telah mengalokasikan dana untuk melaksanakan pembayaran atas pokok utang dan bunga obligasi jatuh tempo di bulan Juli 2021.

“Dana tersebut sudah dibayarkan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) senilai Rp400 miliar tanggal 29 Juni 2021 dan senilai Rp523 miliar pada tanggal 30 Juni 2021.” ujar Deni.

Di era pandemi, perseroan adaptif melakukan pengembangan produk sejalan dengan kebijakan Work From Home yang dianjurkan oleh Pemerintah dan hal tersebut sudah menjadi trend bisnis saat ini.

Trend penggunaan internet meningkat cukup tinggi dan ditambah keadaan sosial yang serba dibatasi membuat industri bisnis mengalami perubahan model pemasarannya.

Sehingga perseroan lebih memaksimalkan strategi digital marketing untuk melakukan kegiatan pemasaran melalui pemanfaatan beberapa platform yang dimiliki seperti website, instragram, youtube, dll.

Seiring dengan permintaan pasar yang relatif cukup tinggi mengenai rumah tapak, tahun 2021 perseroan telah melakukan launching product Landed House di kawasan Cibubur, Depok. Hal tersebut diharapkan menjadi pendukung kinerja keuangan Perseroan kedepannya.(*)

Check Also

Pakar: Penegak Hukum Asal Rampas Aset, Langgar HAM dan Wujud Ketidakadilan Sosial

Jakarta – Penyitaan hingga perampasan aset masyarakat yang tidak terkait tindak pidana korupsi berpotensi melanggar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *