Monday , July 4 2022
Home / Berita / Dalam Sepekan, Ada 8 Saham dan 1 Obligasi Tercatat di Bursa

Dalam Sepekan, Ada 8 Saham dan 1 Obligasi Tercatat di Bursa

JAKARTA – Selama sepekan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) diramaikan dengan 8 pencatatan perdana saham dan 1 obligasi. Dimulai pada Senin (6/12), terdapat 4 pencatatan saham baru, di antaranya adalah PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) yang resmi tercatat di Papan Akselerasi BEI dan merupakan Perusahaan Tercatat ke-44 pada tahun 2021. WGSH bergerak pada sektor Technology dengan sub sektor Software & IT Services. Adapun Industri dan Sub Industri WGSH adalah Software. Kemudian PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) yang tercatat di Papan Utama sebagai Perusahaan Tercatat ke-45 di BEI pada tahun 2021. CMRY bergerak pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Adapun Industri dari CMRY adalah Processed Foods dengan Sub Industri Dairy Products.

Pada hari yang sama, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mencatatkan sahamnya di Papan Utama dan menjadi Perusahaan Tercatat ke-46 di BEI pada tahun 2021. WMPP bergerak pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Adapun Industri dari WMPP adalah Agricultural Products dengan Sub Industri Fish, Meat, & Poultry. Selanjutnya, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan sebagai Perusahaan Tercatat ke-47 di BEI pada tahun 2021. TAYS bergerak pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Adapun Industri dan Sub Industri dari TAYS adalah Processed Foods.

Hari selanjutnya, tepatnya pada Selasa (7/12), saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) tercatat di Papan Utama BEI. RMKE merupakan Perusahaan Tercatat ke-48 yang tercatat di BEI pada tahun 2021. RMKE bergerak pada sektor Energy dengan sub sektor Oil, Gas, and Coal. Adapun Industri RMKE adalah Coal dengan Sub Industri Coal Distribution.

PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) dan PT Avia Avian Tbk (AVIA) tercatat di BEI pada Rabu (8/12) sebagai Perusahaan Tercatat ke-49 dan ke-50 di tahun 2021. OBMD yang tercatat di Papan Pengembangan serta AVIA di Papan Utama bergerak pada sektor dan sub sektor Basic Materials. Adapun Industri OBMD dan AVIA adalah Chemicals dengan sub industri Specialty Chemicals. Pada Kamis (9/12), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI. IPPE menjadi Perusahaan Tercatat ke-51 yang tercatat di BEI pada tahun 2021. IPPE bergerak pada sektor Consumer NonCyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Adapun Industri IPPE adalah Agricultural Products dengan sub industri Plantations & Crops.

Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mulai dicatatkan di BEI pada Kamis (9/12). Obligasi ini dicatatkan dengan nilai nominal Rp2.011.955.000.000,00, sedangkan Sukuk dicatatkan dengan nilai nominal Rp738.810.000.000,00. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk Obligasi serta Sukuk ini adalah idA+(Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 92 Emisi dari 53 Emiten senilai Rp94,71 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi serta Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 475 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp428,36 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.523,98 triliun dan USD300,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp5,28 triliun.

Data perdagangan BEI selama sepekan ini ditutup bervariasi namun mayoritas berada pada zona positif. Kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa sebesar 11,60 persen menjadi 25,657 miliar saham dari 22,990 miliar saham sepekan sebelumnya. Kemudian, kapitalisasi pasar selama sepekan meningkat sebesar 2,97 persen menjadi Rp8.338,964 triliun dari Rp8.098,623 triliun pada penutupan pekan yang lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup meningkat 1,75 persen di level 6.652,922 pada pekan ini dari posisi 6.538,506 sepekan yang lalu. Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan 1,77 persen menjadi Rp15,030 triliun dari Rp15,301 triliun pada penutupan pekan lalu. Rata-rata frekuensi harian Bursa turut berubah 2,76 persen menjadi 1.322.238 kali transaksi dari 1.359.699 kali transaksi selama sepekan yang lalu.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp721,50 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp39,604 triliun.

Cek juga

Beri Apresiasi ke Pemegang Saham, Indospring Tebar Dividen Rp75 per unit

JAKARTA – PT Indospring Tbk (INDS) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui pembagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *