Tuesday , January 18 2022
Home / Berita / Sahamnya di Pantau Bursa, Ini Jawaban dari Manajamen TRUK

Sahamnya di Pantau Bursa, Ini Jawaban dari Manajamen TRUK

JAKARTA – Manajemen PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu dikatakan Corporate Secretary TRUK, Budi Gunawan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/1).

Penjelasan yang di lontarkan Budi tersebut berkaitan dengan tengah dipantaunya saham TRUK di Bursa lantaran dinilai bergerak tak wajar. “Perseroan titdak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 60/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu,”kata Budi.

Selain itu Budi mengaku, Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan.

“Perseroan belum memiliki rencana Aksi Korporasi untuk 3 (tiga) bulan mendatang. Perseroan melihat bahwa setiap Volatilitas transaksi efek murni semata-mata adalah karena Market Activity,”ucapnya.

Seperti diketahui, BEI saat ini tengah mencermati pola transaksi saham PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK). Saham TRUK tersebut di pantau lantaran terjadi peningkatan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Patut dicermati kembali bahwa Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang – undangan di bidang Pasar Modal.

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 7 Desember 2021 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham TRUK, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.” tulis P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Donni Kusuma Permana, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Rabu (5/1).

Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS. Kemdudian, investor juga harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Cek juga

Inovasi Produk, Asuransi Simas Jiwa Gandeng Bank CCB Indonesia Luncurkan “SiJi Smart Kid”

JAKARTA – PT Asuransi Simas Jiwa (Asuransi Simas Jiwa) mempererat sinergi dan kolaborasi dengan PT Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *