Tuesday , August 9 2022
Home / Berita / Gelar Pasar Murah di Rembang, 5000 Paket Sembako SMGR Laris-Manis

Gelar Pasar Murah di Rembang, 5000 Paket Sembako SMGR Laris-Manis

JAKARTA- Sebagai bagian dari jejaring Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) alias Semen Indonesia Group (SIG) mencoba hadir langsung dan berkontribusi terhadap kehidupan masyarakat. Hal ini sebagai wujud dari pelaksanaan tugas BUMN yang selain harus sukses secara komersial namun juga memiliki kewajiban pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO).

Terbaru, Kementerian BUMN menggandeng PT Semen Indonesia Tbk atau Semen Indonesia Group (SIG) menggelar pasar murah dan bazar UMKM di Alun-Alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Acara dihadiri langsung oleh Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya M Sinulingga, Bupati Rembang Abdul Hafidz, SVP of Supporting SIG, Muchamad Supriyadi serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Ema Rachmawati.

“Ini adalah wujud kehadiran kami sebagai BUMN dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Dan Alhamdulillah, 5000 paket sembako yang kami sediakan di acara ini diminati, sehingga habis terjual,” ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dalam keterangan resminya, Jumat (22/7).

Dalam gelaran pasar murah ini, menurut Vita, pihaknya menyediakan 5.000 paket sembako yang masing-masing terdiri dari lima kilogram beras, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula. Paket sembako itu dijual dengan harga Rp65.000 per paket, yang diklaim jauh lebih murah dibanding harga normal di pasaran.

Selain menjual sembako murah, SIG juga mengajak 50 USaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya untuk turut memamerkan dan menjual hasil produksinya ke masyarakat secara langsung.

“UMKM binaan Rumah BUMN kami menjual berbagai produk, mulai dari makanan hingga kerajinan khas daerah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan geliat perekonomian daerah setempat, serta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produknya”, tutur Vita.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat Rembang bisa sedikit lega karena bisa berbelanja sembako dengan harga murah dalam acara yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN itu.

“Kami pemerintah Kabupaten Rembang menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari BUMN. Mudah-mudahan dapat terus berlanjut,” ujar Hafidz.

Dijelaskannya, Warga Rembang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan dan bekerja di bidang pertanian. Meski demikian, aktivitas UMKM di wilayah tersebut saat ini juga diklaim Hafidz mulai menggeliat. Rembang kini tercatat memiliki 99.000 UMKM, yang sayangnya diakui Hafidz masih belum terkoordinir dengan baik, sehingga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN.

“Harapannnya para UMKM mendapat dukungan dan dapat dikelola bersama BUMN, memperoleh peralatan yang dibutuhkan dalam skala kecil serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing”, tegas Hafidz. (JAT)

Cek juga

Resmi Melantai di BEI, Kusuma Kemindo (KKES) Berpotensi Raih Dana Segar Rp324 Miliar

Jakarta, Lantaibursa.id – PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *