Saturday , December 3 2022
Home / Berita / Sinergi PPRO dan KSI Kembangkan Hunian Rumah Tapak Krakatau Urban Valley

Sinergi PPRO dan KSI Kembangkan Hunian Rumah Tapak Krakatau Urban Valley

lantaibursa.id/HO
Direktur Pengembangan Bisnis dan HCM dari PT PP Properti Tbk Fajar Saiful Bahri (kiri) bersama Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha dari PT Krakatau Sarana Infrasutruktur Rosaliya Dewi Setiyorini saat menandatangi kerjasama pengembangan kawasan hunian rumah tapak Krakatau Urban Valley di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Jakarta, lantaibursa – PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) bersinergi dalam rangka pengembangan kawasan hunian rumah tapak “Krakatau Urban Valley”.

Di 1 Agustus 2022 lalu, kedua belah pihak telah menandatangani Nota Kesepahaman atau MOU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani oleh Fajar Saiful Bahri selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan HCM dari PT PP Properti Tbk dan Rosaliya Dewi Setiyorini selaku Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha dari PT Krakatau Sarana Infrasutruktur.

Kerjasama ini dalam rangka pengembangan hunian  rumah tapak di kawasan perumahan yang bernama “Krakatau Urban Valley’’ di atas lahan milik KSI dengan luas sekitar 180 Ha (di luar area golf, hotel, dan Transmart) yang terletak di Kota Cilegon, Banten.

Direktur PPRO, Fajar Saiful Bahri dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Cilegon menjadi lokasi pilihan yang tepat karena kondisi Kawasan Industri Cilegon yang sedang berkembang. Dimana saat ini beberapa existing tenant akan membangun pabrik baru untuk menambah kapasitasnya. Hal ini akan meningkatkan potensi demand hunian di Cilegon.

“Kedepannya dalam perencanaan jangka panjang, kawasan “Krakatau Urban Valley” akan dibangun kawasan hunian rumah tapak yang nyaman dengan berbagai macam pengembangan seperti residensial, hotel, komersial, sarana pendidikan dan lainnya,” jelas Fajar

Krakatau Sarana Infrastruktur merupakan Perusahaan sub-holding yang bergerak dibidang kawasan industri, real estate, pembangkitan listrik, pengelolaan air, jasa kepelabuhan, teknologi informasi dan jasa industri lainnya.

Untuk kawasan industri sendiri, di luar Krakatau Steel dan Krakatau Posco, saat ini terdapat sekitar 8.000 orang karyawan di area tersebut.

“MOU ini merupakan salah satu bentuk sinergi antar anak BUMN dan diharapkan dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak, selain memanfaatkan peluang yang tersedia dan competitive advantage bagi masing-masing pihak, tutup Fajar.”(*)

Cek juga

Platform EcoStruxure Schneider Electric Menjadi Salah Satu Solusi Pertama yang Terakreditasi WiredScore

Jakarta, lantaibursa.id – WiredScore, lembaga sertifikasi konektivitas digital global, memasukan EcoStruxure Building milik Schneider Electric ke dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *