Friday , December 9 2022
Home / Berita / BEI Pantau Pergerakan Saham PICO dan Suspensi Saham HOTL
seorang investor tengah melintas di depan papan informasi harga saham di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

BEI Pantau Pergerakan Saham PICO dan Suspensi Saham HOTL

Jakarta, Lantaibursa.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL). Suspensi saham HOTL berlaku mulai perdagangan pada Selasa, 27 September 2022.

Menurut Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Vera Florida, dihentikannya sementara perdagangan saham HOTL sehubungan dengan tidak dipenuhinya kewajiban PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) dan adanya ketidakpastian atas kelangsungan usaha Perseroan.

“Oleh karena itu, Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Efek HOTL di Seluruh Pasar terhitung sejak Sesi II Perdagangan Efek tanggal 26 September 2022, hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.” tegasnya.

Vera menambahkan bahwa Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

BEI Pantau Pergerakan Saham PICO

Selain itu, BEI saat ini tengah mencermati pola transaksi saham salah satu emiten yaitu PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO). Saham PICO tersebut di pantau lantaran telah terjadi peningkatan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Patut dicermati kembali bahwa Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang – undangan di bidang Pasar Modal.

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 7 September 2022 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham PICO, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.”tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Selasa (27/9).

Kemudian, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS.

“Investor juga diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,”tegasnya.

Cek juga

KOBEX Perkenalkan Excavator Doosan DX 360 LC di Makassar

Makassar, lantaibursa.id – PT Kobexindo Tractors Tbk memperkenalkan produk terbarunya, Doosan Excavators DX 360-LC di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *