Tuesday , May 21 2024
Home / Berita / Pacu Perbaikan Kualitas Aset, Pendapatan Bunga KB Bukopin Meningkat 23,5% di Kuartal I 2023

Pacu Perbaikan Kualitas Aset, Pendapatan Bunga KB Bukopin Meningkat 23,5% di Kuartal I 2023

JAKARTA – Bank KB Bukopin (BBKP) berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan bunga 23,5% YoY menjadi Rp 1,1 triliun pada kuartal I tahun ini. Pertumbuhan pendapatan bunga ini didorong oleh penyaluran kredit baru sebesar Rp 2,0 triliun, meningkat 38,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun, total kredit pada periode ini tercatat sebesar Rp 45,8 triliun, turun 13,2% YoY. Penurunan total kredit ini merupakan bagian dari strategi KB Bukopin untuk memperbaiki kualitas aset dengan cara melakukan penyelesaian atas kredit kualitas rendah.

KB Bukopin yang sedang dalam proses turnaround, atau membalikkan bisnis menjadi lebih baik bersama KB Financial Group-Korea ini berhasil membuat kemajuan substansial di mana jumlah kredit bermasalah bruto atau Non-Performing Loan (NPL) Gross turun 48,6% YoY, dari Rp 6,1 triliun di kuartal I 2022 menjadi Rp 3,2 triliun di kuartal I 2023. Rasio NPL Gross berada di posisi 7,0%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang di posisi 11,8%.

“Upaya Bank KB Bukopin untuk meningkatkan kualitas aset telah menunjukkan hasil, antara lain bisa dilihat dari jumlah kredit bermasalah yang turun secara drastis pada kuartal I 2023. Perbaikan kualitas asset ini berhasil diraih melalui metode organik seperti penagihan intensif, cessie, maupun upaya non organik melalui penjualan portfolio dan hapus buku,” kata Deputi President Director PT Bank KB Bukopin Tbk, Robby Mondong, dalam siaran pers, Jumat (5/5/2023).

Lebih jauh, peningkatan kualitas aset KB Bukopin juga bisa dilihat pada tingkat LAR (loan at risk) yang menurun dari 64,4% di kuartal I 2022 menjadi 50,3% di kuartal I 2023.

Sementara itu, total simpanan tercatat sebesar Rp 46,5 triliun, turun 5,4% YoY. Penurunan simpanan ini merupakan konsekuensi dari strategi KB Bukopin untuk membuat perubahan komposisi dana yang dikelola, supaya ke depannya bisa fokus meningkatkan dana murah yang diperoleh dari tabungan dan giro atau CASA (Current Account Saving Account) untuk mengelola biaya dana (Cost of Fund). Dari posisi rasio CASA saat ini berada di 20,6%, Bank KB Bukopin menargetkan rasio CASA akan dapat meningkat menjadi mendekati 25% di akhir tahun 2023.

KB Bukopin akan mempertahankan rasio kredit terhadap simpanan (LDR) pada level saat ini, yaitu di posisi 98,5%, serta mengelola dananya secara efisien untuk menghindari dana menganggur yang berlebihan. Sementara itu, NIM (net of interest margin) tercatat di posisi 0,8%, turun dibandingkan 1,7% pada periode yang sama tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh tren peningkatan tingkat suku bunga acuan.

 

Cek juga

RHB Indonesia Small Cap Jewels Book Merayakan Jubileum ke-20 dengan Edisi ke-14

Jakarta, Lantaibursa.id – RHB Research mengumumkan peluncuran edisi ke-14 dari Buku RHB Indonesia Small Cap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *