Thursday , July 25 2024
Home / Berita / Capital Financial Tahan Laba Guna Kejar Pertumbuhan dan Pengembangan Usaha

Capital Financial Tahan Laba Guna Kejar Pertumbuhan dan Pengembangan Usaha

Jakarta, Lantaibursa.id – PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari keuntungan yang diperoleh perseroan pada tahun buku 2023. Hal itu telah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, (27/6).

“Dalam Rapat, pemegang saham sepakat, laba bersih perseroan akan digunakan sebagai dana cadangan sebesar Rp500 juta, dan sisanya dicatatkan sebagai laba ditahan untuk pertumbuhan dan kegiatan usaha perseroan,” kata Direktur Utama Capital Finansial Indonesia, Maliana Herutama Malkan.

Artinya, perseroan absen membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham. Akan tetapi, jika dilihat dari kinerja pada 2023, Capital Financial Indonesia berhasil membukukan laba bersih Rp96,83 miliar. Laba bersih ini melonjak 199 persen dari target perseroan sebesar Rp48,67 miliar.

Untuk tahun 2024, menurut Maliana, Perseroan optimis dapat mencatat pertumbuhan kinerja ditengah berbagai macam tantangan. Perseroan menargetkan pendapatan usaha sebesar Rp7,86 triliun serta laba bersih Rp116,44 miliar. Terkait hal ini, perseroan masih mengandalkan sektor asuransi jiwa dan kedua perbankan.

“Komposisi kontribusi pendapatan usaha kita terbesar ada di sektor asuransi jiwa dan perbankan. Asuransi jiwa kita targetkan sebesar Rp113 miliar, sedangkan perbankan Rp96 miliar pada tahun ini,” katanya.

Maliana mengaku, Perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi bisnis guna mendongkrak target pendapatan tersebut. Pasalnya, Perseroan tetap akan melanjutkan pengembangan secara selektif melalui kerja sama, cross selling dan referral. Pengembangan teknologi digital juga tak luput dari perhatian perseroan. Pihaknya terus melakukan kolaborasi pemahaman dan kompetensi teknologi yang dikembangkan masing-masing entitas Capital Financial Indonesia.

“Kita lebih ke arah sinergi ke sistem teknologinya. Bagaimana pemahaman keamanan, lalu kebijakan pemahaman terkait perlindungan data konsumen, kita elaborasi kemudian melakukan komunikasi dengan entitas yang ada. Terutama terkait dengan isu-isu yang berkembang,” tambahnya. Selain sektor perbankan dan asuransi, Capital Financial Indonesia juga memiliki sejumlah entitas lainnya. Di antaranya ada fintech peer to peer lending tokomodal, manajemen investasi, hingga ventura capital.

Cek juga

INOV Optimalkan Penyerapan Produk PET dari Industri AMDK 

Jakarta, Lantaibursa.id – Perusahaan daur ulang limbah PET, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) menyatakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *