Thursday , July 25 2024
Home / Berita / The Sounds Project 7 Hadir di Ancol pada 9-11 Agustus 2024

The Sounds Project 7 Hadir di Ancol pada 9-11 Agustus 2024

foto istimewa

Jakarta, lantaibursa.id – The Sounds Project siap menggelar festival di Ecovention & Ecopark Ancol pada tanggal 9-11 Agustus 2024 mendatang. 

Festival yang akan menampilkan lebih dari 90 nama sebagai line up utama yang akan mengisi diantaranya The Sounds Project Stage, MG Stage, Garden Stage, Musicverse Stage, dan Joged Stage.

Festival Director dari The Sounds Project, Gerhana Banyubiru, mengatakan bahwa ada tiga hal menarik dari line up utama The Sounds Project 7.

Pertama, secara kejutan The Sounds Project 7 menghadirkan tiga nama internasional sebagai penampil pamungkas. Mereka adalah Neck Deep (UK), Secondhand Serenade (USA), dan Jamie Miller (USA).

Spesial untuk Neck Deep, karena aksi mereka di hari pertama festival (9/8) bakal menjadi penampilan eksklusif untuk Asia Tenggara di tahun ini.

Kedua, aksi kolaborasi antar penampil dipastikan siap untuk mencuri perhatian. Mereka yang akan berkolaborasi adalah Vierratale x Killing Me Reunion, Efek Rumah Kaca x Barasuara, Bilal Indrajaya x SORE, Winky Wiryawan x Whisnu Santika, dan juga The Rain x Rocket Rockers.

“Kami ingin kolaborasi yang dari sisi genre masih ‘nyambung’, dari sisi chemistry band-nya tidak jauh-jauh amat, dan juga segi teknis yang tidak terlalu repot, jadi saat tampil juga sudah siap,” terang Gerhana.

Dan ketiga, The Sounds Project 7 bakal menjadi pertama kalinya bagi beberapa nama lintas generasi untuk unjuk kebolehan di hadapan ribuan penonton. Mulai dari Alexa, Ali, Baale, Bagas Ran, Bernadya, Biru Baru, Dongker, Eleventwelfth, FSTVLST, Jinan Laetitia, J-Rocks, Nadhif Basalamah, Radja, Rub of Rub, Summerlane, hingga The Bandells dan Wali.

Selain itu beberapa set spesial juga ditampilkan untuk memeriahkan event festival. Di antaranya, The Changcuters dengan special 20th Anniversary Set, Banda Neira yang dibawakan oleh Ananda Badudu, Parade Hujan yang merupakan panggung nostalgia Payung Teduh dengan Pusakata, serta TRIAD dengan sang maestro, Ahmad Dhani.

Menurut Gerhana, tahun ini festival mencatat sejarah dengan menggelar total 19 pre-event bersama Musicverse yang tersebar di Jabodetabek serta Bandung dan Serang.

Dimulai sejak bulan Maret lalu, berkolaborasi dengan 14 kampus bersama program Authenticators yang memberikan wadah bagi para mahasiswa untuk turut terlibat dalam perjalanannya.

“Mereka yang sudah terlibat di Musicverse bakal dilibatkan di festivalnya juga. Jadi journey-nya si Authenticators ini dari pre-event sampai festival,” jelas Gerhana.

Slogan “Discover Miracle” yang disematkan oleh The Sounds Project 7 bukan hanya sekedar kalimat belaka. Dari kilas balik tahun 2015, mereka berangkat dari sebuah acara kampus hingga menjadi festival musik skala nasional seperti sekarang.

Selain itu, venue event selalu berpindah, selaras dengan bertambahnya antusias penonton. Venue dimulai dari Rolling Stone Cafe, Gudang Sarinah, Kuningan City Mall, hingga Ecovention & Ecopark Ancol pada tiga tahun belakangan.

“Kami harap, The Sounds Project bisa memberi keajaiban ke penonton yang datang, dan juga kami berharap para penonton akan menemukan keajaibannya sendiri di sini,” tutup Gerhana. (*)

Cek juga

INOV Optimalkan Penyerapan Produk PET dari Industri AMDK 

Jakarta, Lantaibursa.id – Perusahaan daur ulang limbah PET, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) menyatakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *