Friday , July 19 2024
Home / Rumors

Rumors

DNET Pacu Ekspansi Berkelanjutan

Jakarta, lantaibursa.id – PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham dengan mendorong entitas anak dan entitas asosiasi untuk  berkembang dan menerapkan langkah-langkah strategis secara tepat, termasuk mengembangkan produk dan jasa, memperluas dan memperkuat jaringan, serta meningkatkan kualitas layanan secara optimal.  FiberStar, entitas anak pada 2024 …

Read More »

Siap Ekspansi Kapasitas, Indopoly Siapkan Capex Hingga USD100 Juta

Jakarta, lantaibursa.id – PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) produsen film premium terkemuka untuk industri flexible packaging tahun ini telah mengalokasikan dana sekitar US$100 juta untuk menuntaskan proyek ekspansi penambahan kapasitas untuk pabrik di Indonesia dan Tiongkok.  Rencana tersebut, termasuk rencana penambahan dua mesin BOPP (Biaxially Oriented Polypropylene) paling mutakhir …

Read More »

Latinusa Bidik Kenaikan Pendapatan 12,6% di 2024

Jakarta, lantaibursa.id – PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa tahun ini optimis dapat mencatat kinerja lebih baik dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Untuk Pendapatan pada 2024, diharapkan sebesar USD192,6 juta atau naik 12,6% dari tahun sebelumnya. Direktur Utama NIKL, Jetrinaldi menjelaskan, kenaikan pendapatan akan seiring dengan meningkatnya produksi …

Read More »

Public Ekspose NIKL yang Menganggarkan Belanja Modal US$2,2 Juta hingga soal Suspensi Saham di BEI

Jakarta, lantaibursa.id- PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$2,2 juta untuk tahun 2024. Adapun dana capex tersebut akan dipergunakan untuk mendukung produksi atau operasional perseroan. “Terkait capex itu, bagaimana kita bisa mempertahankan produktifitas. Nilai capex tahun ini diangka 2,2 juta …

Read More »

Astra Ikut Serta Dalam Pendanaan Google Untuk Go-Jek

Jakarta-Google beberapa lalu mengaku telah menyuntikan dana kepada perusahaan penyedia transportasi berbasis aplikasi asal Indonesia yakni Go-Jek. Google menyatakan suntikan dana tersebut dilakukan oleh induk usahanya Alphabet. Go-Jek pun disebut-sebut mengantongi dana segar dari Alphabet dan beberapa rekannya senilai US$1,2 miliar atau setara dengan Rp16 triliun. Selain Google, investor asal …

Read More »